ASI ( Air Susu Ibu )

- more fresh… HEALTHIER and free -

Cara efektif mengajarkan bayi 5.5 bulan untuk minum

From: “Ruby Julianti S” <biru08@yahoo.com>
To: <sehat@yahoogroups.com>
Sent: Friday, January 13, 2006 2:15 PM
Subject: [sehat] [tanya] cara efektif mengajarkan bayi 5.5 bulan untuk minum
ASI dari botol dengan dot

Dear SPs

Mau meminta advisnya. BAgaimana cara yg efektif untuk ngajarin bayi 5.5
bulan untuk minum ASI dari dot yah.. Selama ini memang selalu minum langsnug
dari saya.. atau bila saya kebetulan keluar rumah, disendokin ama mbaknya..
nah mbaknya ini sekarang udah mantan.. alias pulang gak kembali.. dan bentar
lagi saya akan kembali aktif, jadi mau tidak mau harus diajarkan untuk
mengedot sama bs nya.. bs nya baru 1 hari niih.. si kecil belum terbiasa..
masih suka nangis2… udah kenal orang siih..

minggu lalu saya sudah cobakan pake dot.. sehari saya kasih 2 kali coba..
tapi cuma dikunyel2.. bisa nyedot 20ml sih..tapi 30 menit.. duuh.. padahal
kalau disendokin bisa 100ml dalam 10 menitan..

terus kalau di dotin.. dia nangis2 kelaparan.. baik didotin ama eyangnya
atau ama saya hasilnya sama..dikunyel2 aja..

baiknya latihannya gimana ya.. apa harus dibiasakan dari sekarang minum
dari dot saja tidak lansung dari saya walaupun saya masih di rmah saat ini?

minta advisnya yaaa ..

thank u..

Jawab :

From: Luluk Lely Soraya I
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Friday, January 13, 2006 2:24 PM
Subject: Re: [sehat] [tanya] cara efektif mengajarkan bayi 5.5 bulan untuk minum ASI dari botol dengan dot

Dear Mbak Ruby,

Saya coba bantu ya.
Minum ASI peras atau apapun kan gak harus dg dot ?!

Kita coba bahas satu2 yuk.
Beberapa cara pemberian ASI peras :

1. Bottle-feed (menggunakan DOT)
Kelebihan : Mudah diberikan; gak tumpah2, dsb.
Kekurangan : Resiko bingung puting pada bayi (terutama pada bayi usia
dini); ketergantungan pd dot, dsb.

2. Spoon-feed (menggunakan sendok)
Kelebihan : Bayi terhindar dari resiko bingung puting; melatih anak
utk menguasai ketrampilan minum lebih cepat
Kekurangan : Di awal2 latihan pemberian akan sering terjadi ASI peras
yg tumpah2; butuh skill & latihan tersendiri bagi yg memberikannya.

3.  Syringe-feed (menggunakan pipet atau syringe)
Kelebihan : Bayi terhindar dari resiko bingung puting;
Kekurangan : Butuh skill & latihan tersendiri

Ringkasan itu saya ambil dari berbagai sumebr & pengalaman parents,
termasuk SPs di milis ini.
Sekrg mana yg terbaik ? Tentu saja yg paling minim resikonya dan paling
tepat utk anak.
Itu menurut para ahli laktasi Indonesia spt Dr Utami Roesli, Dr Rulina, dsb
Mereka sering menyarankan pemberian ASI peras diberikan dg sendok &
menghindari pemberian ASI peras dg DOT
agar meminimalisasi kemungkinan terkena bingung puting. Terutama
disarankan utk tidak diberikan di < 5 mg usia bayi.

Tapi kenapa ada anak yg gak bingung puting meski dikasih dot ?
Kembali ke masing. Lagi2 it is very personal option.
Bagi ibu yg memilih menggunakan dg sendok & gak ada masalah,
maka hal ini adalah suatu catatan keberhasilan tersendiri.
Bagi ibu yg memilih utk memberikan dg dot dan ternyata anaknya gak bingung
puting .

Kebetulan anak saya, Alyssa, memang anti-dot. Memang dianya yg menolak any
kinds of dot meski dah pernah dibeliin berbagai merk dot..hehehe....
Setelah belajar ke klinik laktasi & browsing sana sini, saya baru
mengetahui bahwa memberikan ASI peras tidak harus dg dot. Dantidak semua
anak harus menyusu lewat botol susu. Akhirnya saya & alyssa lebih comfort
dg memberikan ASI peras dg sendok.
Kalo anak nolak sendok ataupun dot ? ada alternatif pemebrian dg pipet.
Seiring dg waktu anak juga diajarkan teknik lain dg sendok atau dg gelas
saat usianya sudah cukup mampu. Jadi gak masalah kan ?

Moga membantu
Luluk

From: Monica Oemardi
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Monday, January 16, 2006 1:00 PM
Subject: [sehat] [tanya] cara efektif mengajarkan bayi 5.5 bulan untuk minum ASI dari dot

Mba,

Aku salah satu anggota milis sehat..
Cuma mau bantu jawab pertanyaan mba karena masalah kita sama.
Nicolle-ku usianya baru 1,5 bln,tapi aku udah harus kembali bekerja. Hari sabtu kmaren aku konsultasi ASI panjang lebar dgn Dr.Utami Roesli di Jakarta Women & Children Clinic-Prapanca. Menurut beliau,sebaiknya anak tidak diperkenalkan dgn DOT,apapun alasannya karena anak akan bingung puting dan akhirnya tidak mau menyusu secara langsung pada ibunya.

Bayi kalo minum itu ternyata tidak menghisap payudara,tapi memeras. Dan ini tidak bisa dilakukan pada DOT apapun. Aku disarankan membeli alat yg namanya SOFT CUP FEEDER produk Medela. Bentuknya seperti botol susu,hanya saja ujungnya menyerupai sendok dari silicone,sehingga cara bayi minum nanti tetap memeras dengan lidahnya,dan bukan menghisap.
Harga produknya 340 ribu,dijual di toko B&A Mother & Baby Care. Alamatnya Jl.Boulevard Raya Blok RA 27 no: 15. Kelapa Gading-Jakarta Utara.
Telp : 021-4517831 atau HP 09121072534 dgn Ibu Theresia. Tapi kalo rumah mba jauh,bisa dikirim lewat TIKI dan mba tinggal transfer uangnya.
Maaf,aku bukan staf marketing mereka,cuma berusaha bantu aja karena pada kasus saya,terbukti tidak banyak masalah dgn Nicolle. Hanya saja yg menyuapi harus sedikit sabar...

Btw,asi perah menurut Dr.Utami sebaiknya tidak disimpan dalam ASI bag,tapi dalam botol kaca,bisa dibeli di Apotik Ursu di RS.St.Carolus,harganya hanya 2000 rupiah untuk botol 120 cc.

Mudah2an bisa membantu yaaa....

Love,
Monique

January 13, 2006 - Posted by | Q&A/ Sharing ASI

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,171 other followers

%d bloggers like this: