ASI ( Air Susu Ibu )

- more fresh… HEALTHIER and free -

Tanya ttg ASI ekslusif dan permasalahannya

From: yuyun d kusuma
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Saturday, January 14, 2006 10:28 AM
Subject: [sehat] Tanya ttg ASI ekslusif dan permasalahannya

Dear SP's,

Wah lega deh bisa join lagi abis cuti melahirkan, tapi maap2 ney baru masuk
dah nanya2 hehehe, begini bu-pak, doks...

1. Karena bayi saya lahir melalui sectio dan RS tempat bersalin gag
ada rooming-in maka bayi saya sempat minum susu formula selama 2 hari, tapi
disela2 waktu itu saya sempat menyusui, tapi karena waktu menyusui itu
setelah bayi diberikan susu formula akibatnya hanya diminum sedikit, sampai
sekarang (2 bln, 11 hari) Raina masih ASI, apakah ASI ekslusif saya gagal ya
SP's?
2. Lingkungan saya kurang mendukung ASI ekslusif krn saya akan
bekerja, suami takut sekali kalo Raina kena ASi basi, gimana siy tahunya
kalo ASI basi? Catatan: selama 2 minggu ini saya sudah peras susu dan
mengikuti petunjuk perlakuan ASI milis sehat.
3. Raina tidak mau minum susu peras dgn sendok tapi dgn dot dan
Alhamdulillah sampai sekarang (1 minggu) tidak bingung puting, tapi akankah
diwaktu2 selanjutkan bayi saya akan bingung puting??
4. Untuk menghangatkan ASI dari kulkas saya pakai milk warmer, tapi
saya takut gizi di ASI hilang karena koq kayak di rebus gitu ASInya, bole
gag siy pake milk warmer??
5. dimana siy beli blue ice?
6. setelah minum susu peras Raina pup-nya jadi coklat yg tadinya
kuning kayak mustard, apakah itu normal karena setelah nenen lagi pupnya
balik normal??
7. Suami menyediakan susu formula di rumah incase kalu ASI peras gag
cukup katanya, kalo sudah campur formula apakah MPASI mulai umur 4 bulan??
8. Apakah pompa manual benar dapat merusak jaringan ASI? soalnya
supaya lebih cepat saya pakai pompa manual, sebab saya coba memakai tangan
agag lama perasnya.
9. kalau tiba2 kulkas mati tanpa disadari, apakah semua susu peras
didalamnya harus dibuang?

Maap sekali lagi kalu pertanyaan saya bejibun dan maap kalu sudah pernah
ditanyakan karena saya baca2 kembali arsip sehat tapi gag ketemu, saya
sangat berterima kasih kalo SP's mau meluangkan waktu menjawab.

Warmest Regards,
Yuyun

Jawab :

From: suita dian
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Sunday, January 15, 2006 5:47 PM
Subject: Re: [sehat] Tanya ttg ASI ekslusif dan permasalahannya

Dear Mbak Yuyun

Berikut tips-tips agar sukses dalam memberikan ASI ekslusif :
Tumbuhkan rasa percaya diri dan yakin bisa menyusui.

Usahakan mengurangi sumber rasa sakit dan kecemasan.

Kembangkan pikiran dan perasaan terhadap bayi.
Untuk wanita menyusui yang bekerja, berikut beberapa tips ASI :
Peras/pompalah ASI setiap 3-4 jam sekali secara teratur. Ini perlu dilakukan agar produksi ASI tetap terjaga.

Pilih waktu dimana payudara dalam keadaan yang paling penuh terisi, pada umumnya terjadi di pagi hari.

Semua peralatan yang akan digunakan telah disterilkan terlebih dahulu. Breast pump sebaiknya dibersihkan segera setelah digunakan agar sisa susu tidak mengering dan menjadi sulit dibersihkan.

Pilih tempat yang tenang dan nyaman pada saat memerah susu, tempat yang ideal seharusnya dimana ibu tidak terganggu oleh suara bel pintu atau telepon masuk. Di tempat kerja, mungkin bisa di meeting room yg kosong, toilet, dan lain-lain.

Cuci tangan dengan sabun sedangkan payudara dibersihkan dengan air.

Sebelum memulai, minumlah segelas air atau cairan lainnya, misalnya: susu, juice, decaffeinated tea/coffee, atau sup, disarankan minuman hangat agar membantu menstimulasi payudara.

Saat memerah ASI, Ibu harus dalam kondisi yang santai (relax). Kondisi psikologis ibu menyusui sangat menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Saat ibu memeras ASI, jangan tegang dan jangan ditargetkan berapa banyak ASI yg harus keluar.

Lakukan perawatan payudara : Massage/pemijatan payudara dan kompres air hangat & air dingin bergantian.

Jika ada masalah dalam ASI, jangan ragu untuk menghubungi atau konsultasi Klinik Laktasi.
Lama penyimpanan ASI setelah diperah :
Jika ruangan tidak ber-AC, tidak lebih dari 4 jam.

Ruangan ber-AC, bisa sampai 6 jam.
Perlu diingat suhu ruangan tersebut harus stabil. Misalnya ruangan ber-AC, tidak mati sama sekali selama botol ASI ada di dalamnya.

Segera simpan ASI di lemari es setelah diperah. ASI ini bisa bertahan sampai delapan hari dalam suhu lemari es. Syaratnya, ASI ditempatkan dalam ruangan terpisah dari bahan makanan lain yang ada di lemari es tersebut.

Jika lemari es tidak memiliki ruangan terpisah untuk menyimpan botol ASI hasil pompa, maka sebaiknya ASI tersebut jangan disimpan lebih dari 3 x 24 jam.

Dapat juga membuat ruangan terpisah dengan cara menempatkan botol ASI dalam container plastik yang tentunya dibersihkan terlebih dahulu dengan baik.

ASI hasil pompa dapat disimpan dalam freezer biasa sampai tiga bulan. Namun jangan menyimpan ASI ini di bagian pintu freezer, karena bagian ini yang mengalami perubahan dan variasi suhu udara terbesar. Jika kebetulan memiliki freezer penyimpan daging yang terpisah atau deep freezer yang umumnya memiliki suhu lebih rendah dari freezer biasa, maka ASI hasil pompa/perasan bahkan dapat disimpan sampai dengan enam bulan di dalamnya.
Cara menyimpan ASI hasil pompa atau perasan

Simpan ASI dalam botol yang telah disterilkan terlebih dahulu

Botol yang paling baik sebetulnya adalah yang terbuat dari gelas atau kaca.

Jika terpaksa menggunakan botol plastik, pastikan plastiknya cukup kuat (tidak meleleh jika direndam dalam air panas).

Jangan pakai botol susu berwarna atau bergambar, karena ada kemungkinan catnya meleleh jika terkena panas.

Jangan lupa bubuhkan label setiap kali Ibu akan menyimpan botol ASI, dengan mencantumkan tanggal dan jam ASI dipompa atau diperas.

Simpan ASI di dalam botol yang tertutup rapat, jangan ditutup dengan dot. Karena masih ada peluang untuk berinteraksi dengan udara.

Jika dalam satu hari Ibu memompa atau memeras ASI beberapa kali, bisa saja Asi itu digabungkan dalam botol yang sama. Syaratnya, suhu tempat botol disimpan stabil, antara 0 s/d 15 derajat Celcius.
Penggabungan hasil simpanan ini bisa dilakukan asalkan jangka waktu pemompaan/pemerasan pertama s/d terakhir tidak lebih dari 24 jam.
Cara memberikan ASI yang sudah didinginkan pada bayi?
Panaskan ASI dengan cara membiarkan botol dialiri air panas yang bukan mendidih yang keluar dari keran

Atau merendam botol di dalam baskom atau mangkuk yang berisi air panas atau bukan mendidih

Jangan sekali-sekali memanaskan botol dengan cara mendidihkannya dalam panci, menggunakan microwave atau alat pemanas lainnya, kecuali yang memang didesain untuk memanaskan botol berisi simpanan ASI

Ibu tentunya mengetahui berapa banyak bayi Ibu biasanya sekali meminum ASI. Sesuaikanlah jumlah susu yang dipanaskan dengan kebiasaan tsb. Misalnya dalam satu botol Ibu menyimpan sebanyak 180 cc ASI tetapi bayi Ibu biasanya hanya meminum 80, jangan langsung dipanaskan semua.

Ingat susu yang sudah dipanaskan tidak bisa disimpan lagi!
Jika mengikuti pedoman pemompaan/pemerasan ASI dan penyimpanan yang baik, ASI tidak akan mungkin basi. Terkadang memang setelah disimpan atau didinginkan akan terjadi perubahan warna dan rasa, tapi itu tidak menandakan bahwa ASI sudah basi. Kemungkinan yang terjadi adalah berkurangnya khasiat ASI, terutama zat yang membantu pembentukan daya imun bayi.

Semoga sukses ber ASI eks lusif
Salam
Dian

About these ads

January 14, 2006 - Posted by | Q&A/ Sharing ASI

1 Comment »

  1. Selamat siang…maaf saya mau bertanya saya calon ibu kira2 dua minggu lagi sy melahirkan, tp saya blm bgtu paham cara memberi asi yg tepat to bayi, tepat tdk kalo menyimpan perahan asi didalam botol susu Bayi.mksh

    Comment by heni haerani | May 31, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,171 other followers

%d bloggers like this: