ASI ( Air Susu Ibu )

- more fresh… HEALTHIER and free -

Tips memerah asi selama dinas keluar kota

From: Ruby Julianti S
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, April 12, 2006 11:13 PM
Subject: [sehat] [tanya] tips2 memerah asi selama dinas keluar kota

Hi Sps..

Apa kabar semuanya? Semoga sehat selalu.

Saya mau minta tips2nya nih. Saya ada rencana dinas ke luar kota bulan depan selama 5 malam.  Saat ini saya masih memberi ASI (bayi saya saat ini berusia 8.5 bulan) dan berencana untuk tetap memberi ASI selama masih dimungkinkan..

Selama di kantor saya terbiasa memerah 2x pagi dan sore.  Pertanyaan saya bagaimana sebaiknya saya mempersiapkan diri saya untuk pergi yah karena saat ini sehari hanya membawa 2 botol aja.. in short asi nya bener2 pas2an..tidak ada tabungan..

Lalu, pengalaman SPs yang pernah dinas keluar kota beberapa malam bagaimana untuk menyimpan perahannya dan membawa pulangnya yah (perjalanan pulang cukup lama sekitar 8 jam.sempat transit pula..)..

Mohon sharingannya yaa..

Terimakasih sebelumnya,

Ruby- mominya Raisha

Jawab :

From: Tanti Jatiatmoko
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thursday, April 13, 2006 10:13 AM
Subject: Re: [sehat] [tanya] tips2 memerah asi selama dinas keluar kota

Dear Mbak Rubi,

Di tempat mbak (di luar kota itu) apakah ada kulkas, kalo ada simpan aja hasil perahan di freezer, jangan lupa kasih label sesuai urutan perah (tanggal dan jam), trus untuk bawa pulangnya , pake ice box
semoga membantu

Tanti

From: Novi Maryaningsih
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thursday, April 13, 2006 10:43 AM
Subject: [sehat] Re : [tanya] tips2 memerah asi selama dinas keluar kota

Halo mbak Ruby (namanya bagus banget :-))

Pasti hal pertama yang terpikir pada saat diminta dinas luar kota adalah khawatir kita nggak bisa kasih ASI ke anak kita. Saya dinas ke luar kota pertama kali waktu Attar 4 bulan (masih ASI ekslusif). Kebayang dong bingungnya ngatur stock ASI yang akan ditinggal karena dinasnya lumayan lama (7 hari), belum gimana cara bawa ASI saat perjalanan. Padahal kebutuhan ½ hari aja (kalo ditinggal ngantor) minimal 500cc.

Untungnya waktu itu, informasi perjalanan dinas sudah saya dapat jauh2 hari sehingga saya bisa prepare dengan menabung ASI. Frekuensi merah yang sehari hanya 2-3 kali saya tingkatkan, pokoknya setiap abis menyusui, perah...berapapun hasilnya dan disimpan di plastik steril untuk 1x perah.

Alhamdulillah pas tiba waktunya untuk ke luar kota, stock ASI 1 freezer penuh, cukuplah untuk 7 hari 7 malam :-)

Mungkin untuk mbak Ruby, karena Raisha sudah kenal solid food stock ASI yang diperlukan nggak sebanyak itu.

Nah, untuk peralatan perangnya saya bawa :

1.      Storage untuk perjalanan pulang plus blue ice (waktu itu beli di Metro, yang cukup untuk 8 minuman kaleng)
2.      Storage untuk perahan harian (pake tas Tummie Tip) selama dinas
3.      Simpan ASI di freezer minibar penginapan dengan plastik steril
4.      Banyak minum
5.      Jaga makanan
6.      Sempetin merah at least pagi, siang dan malam sebelum tidur

Mudah2an sukses ya mbak

Novi Maryaningsih

About these ads

April 12, 2006 - Posted by | Q&A/ Sharing ASI

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: