ASI ( Air Susu Ibu )

- more fresh… HEALTHIER and free -

Pompa asi ?

From: “Anggi Y Utami” <itsmeanggi@yahoo.com>
To: <sehat@yahoogroups.com>; <balita-anda@yahoogroups.com>;
<anakku@yahoogroups.com>; <ayah-bunda-anak@yahoogroups.com>
Sent: Monday, June 19, 2006 11:27 AM
Subject: [sehat] tanya: pompa asi ?

Dear Moms,
mau tanya nih, aq dah nyoba memeras ASI , tapi rasanya
breast aq masih belum kosong nih, apa tehniknya yang
salah y ? aq memijat areola , apa sebaiknya setelah
diperas kemudian menggunakan pompa ASI. Pompa asi pun
ga sembarangan kan ya ? boleh share ga ibu 2x dah
menggunakan merk apa yang bikin ibu puas, sesuai
dengan kesehatan dan gampang untuk disteril ? ( japri
aja ), bu sekalian harganya ya .
terima kasih sebelumnya

dariibuyangsedangberusahamemberiasieksklusif

Jawab :

From: “Luluk Lely Soraya I” <lsoraya@gmail.com>
To: <sehat@yahoogroups.com>
Sent: Monday, June 19, 2006 3:07 PM
Subject: Re: [sehat] tanya: pompa asi ?

Dear Mbak Anggi,

Mbak Anggi memerah ASi menggunakan Teknik Marmet kan ?!
Kalo belum, coba mbak buka di site ini :
http://www.lactationinstitute.org/MANUALEX.html
Intinya mengosongkan semua reservoir dari gudang ASI.
Jika tekniknya tepat, insya Allah ASI dapat dikosngkan dg sempurna.
Selain teknik marmet, mbak harus mengenali betul refleks let down.
Selebihnya tentu saja usahakan utk tenang.
Makin tenang insya Allah hormon oksitosin lancar. Efeknya lg refleks let
down juga bebas hambatan.
Dan ASI pun lancar keluar.

Dari semua teknik mengeluarkan ASI, teknik memerah sebtulnay yg terkenal
memiliki keunggulan :
– Paling efisien mengosongkan payudara (daripada pompa ASI)
– Praktis (krn gak perlu repot bawanya alias tangan gak mungkin ketinggalan
kan hehehe).
Kekurangannya mungkin di awal2 masa memerah tangan akan pegal saat memerah.
Kemudian jika waktu memerah singkat (misalkan break saat meeting di ktr)
jelas butuh waktu sedikit lebih lama.

Sementara pompa ASI memiliki kelebihan Mudah digunakan dan lebih cepat
(meski nii relatif).
Tapi kekurangan : tidak megnosongkan payudara scr maksimal, harus
membersihkan tiap kali dipakai, bbrp ibu merasa kesakitan saat menggunakan
pompa ASI.

Mana yg mau dipilih ? lagi-lagi ini betul2 pilihan personal mbak.
Tiap ibu tau persis apa yg paling nyaman utknya.
Saya lebih suka memerah. Tapi sesekali di sela2 hectic day di kantor, saya
jgua pake breastpump.
Begitu selesai dipompa dg breastpump, saya kosongkan dg memerah.
Jadi kombinasi dua2nya.

Oh ya jika memilih breastpump, pilih jenis yg langsung masuk ke wadahnya ya
mbak.
Krn jelas lebih higienis.
Para ahli laktasi sepakat utk menghindari jenis squeezebulb.
Itu loh pompa yg ditampung di ujung penekannya spt jaman dulu.
Alasan kenapa gak direkomendasikan : Krn pompa tsb relatif sulit
dibersihkan, sehingga resiko kontaminasi
mikroba besar.

Moga membantu
Luluk

June 19, 2006 - Posted by | Q&A/ Sharing ASI

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,169 other followers

%d bloggers like this: