ASI ( Air Susu Ibu )

- more fresh… HEALTHIER and free -

IMD : Jangan Ambil Bayi dari Dada Ibu

Kamis, 24/01/2008 08:56 WIB
Inisiasi Menyusu Dini (1)
Jangan Ambil Bayi dari Dada Ibu
Gagah Wijoseno – detikNews

<!–Banner–>

Jakarta – Tak bisa dipungkiri ASI adalah makanan paling top bagi bayi. Karenanya, begitu bayi lahir, sang ibu harus segera menyusui bayinya.

Cara menyusui bayi rupanya tidak bisa sembarangan, karena ada caranya tersendiri. Tujuannya adalah agar mendapatkan manfaat yang maksimal.

Teknik lama, yakni menjejalkan mulut bayi ke puting susu ibu untuk menyusu tidaklah tepat. Apalagi begitu lahir, bayi harus dipisahkan dulu dari ibunya untuk dimandikan dan diselimuti.

“Celakanya saya kira itu yang tidak benar. Ini bukan inisiasi ASI yang tepat,” kata Ketua Umum Sentra Laktasi Indonesia Utami Roesli dalam acara Deklarasi Ibu Hamil DKI Jakarta untuk Inisiasi Menyusu Dini di Plenary Hall, Balai Sidang Senayan, Jakarta, Rabu (23/1/2008).

Cara paling tepat untuk menyusu dini adalah membiarkan bayi yang baru lahir mencari sendiri puting susu ibunya. Bayi diletakkan di dada ibunya, dan secara naluri dia akan merangkak untuk menyusu dari payudara ibunya.

“Pada umur beberapa menit bayi merayap ke payudara mencari puting susu. Persis seperti kucing,” jelas Utami.

Dalam acara tersebut lalu ditunjukkan video bayi yang merangkak dan membentur-benturkan kepalanya ke dada ibu untuk mencari puting ibunya. Video tersebut adalah contoh bayi yang langsung diletakkan ke dada ibunya tanpa dipisahkan sedetikpun begitu lahir.

Jadi, setelah keluar dari rahim, sang bayi hanya dilap supaya kering. Saat dipotong tali pusarnya, si bayi hendaknya tidak dipisahkan dari ibunya. Perilaku menyusu bayi sangat berbeda apabila dia dipisahkan dari ibunya setelah dilahirkan.

“Lihat, dia hanya diam saja. Nggak ngapa-ngapain,” kata Utami sambil menunjukkan video bayi baru lahir yang sempat dipisahkan sejenak dari ibunya. Bayi dalam video itu hanya diam saja di dada ibunya.

Inisiasi menyusu punya efek yang luar biasa bagi bayi. Selain memperkuat hubungan ibu-anak, menyusu dini bisa memperkecil risiko kematian bayi baru lahir.

“22 Persen kehidupan bayi dapat diselamatkan bila dilakukan IMD (inisiasi menyusu dini),” jelas dokter yang sudah menjadi nenek itu.

Pada Rabu 23 Januari 2008 kemarin, 1001 ibu hamil se-Jakarta berkumpul di Plenary Hall Balai Sidang Senayan, Jakarta. Mereka datang menghadiri deklarasi akbar ibu hamil untuk inisiasi menyusu dini.(gah/nvt)

Sumber : Detik

About these ads

January 24, 2008 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: