ASI ( Air Susu Ibu )

- more fresh… HEALTHIER and free -

Fakta Penting untuk Ibu Menyusui

Dua orang ibu bersama-sama menyusui bayinya di Jakarta. Foto diambil tahun lalu.

Selasa, 19 Agustus 2008 | 11:45 WIB

MASA menyusui adalah masa yang sangat penting dan berharga bagi seorang ibu dan bayinya. Pada masa inilah hubungan emosional antara ibu dan anak akan terjalin.

Dengan periode yang cukup panjang, masa menyusui sangat baik bagi perkembangan mental dan psikis anak. Ketika air susu mengalir dari payudara ibu, si anak akan merasakan betapa besar curahan cinta, kasih sayang, dan kehangatan yang diberikan kepadanya.

Namun begitu, masa menyusui ini bukanlah hal yang mudah bagi ibu. Masa ini termasuk yang paling sensitif dalam kehidupan ibu, baik secara fisik ataupun emosional. Begitu ibu mulai menyusui, mereka akan diuji dengan segala hal yang berada dalam diri dan lingkungannya.

Tak jarang, selama masa menyusui muncul kekhawatiran dan keraguan dalam pikiran ibu. Pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang boleh dan tidak boleh, bagaimana menyusui saat sakit, atau cara mengawetkan ASI, kerap muncul sebagai reaksi kekhawatiran itu.

Nah, berikut ini adalah beberapa pertanyaan seputar menyusui yang sering kali muncul dalam benak ibu serta fakta pentingnya. Dengan mendapat informasi yang tepat, masa menyusui diharapkan menjadi masa yang menyenangkan baik bagi ibu maupun bayi.

1. Bolehkah merokok selama menyusui?
Tidak menyusui saja tidak boleh merokok, apalagi ketika menyusui. Merokok saat menyusui sangat tidak dianjurkan dokter.

2. Apa saja yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui?
Narkoba, minuman keras, dan rokok, tapi kopi boleh dikonsumsi.

3. Bolehkah ibu yang sedang menyusui ikut berpuasa saat Ramadhan?
Sebetulnya, ibu yang menyusui diperbolehkan tidak berpuasa saat Ramadhan tiba. Jadwal makannya juga boleh disesuaikan dengan anggota keluarga lain yang berpuasa. Misalnya, ikut makan saat sahur, sebagai pengganti sarapan, makan siang seperti biasa, dan berbuka sebagai pengganti makan malam.

4. Bagaimana ibu vegetarian yang menyusui bisa tetap memenuhi gizi bayinya?
Sebaiknya si ibu mengonsumsi vitamin B lebih banyak daripada ibu menyusui yang tidak vegetarian.

5. Bolehkah ibu yang terkena kanker payudara menyusui bayinya?
Bila sang ibu tidak sedang dalam pengobatan, boleh saja menyusui. Namun, bila sedang dalam pengobatan, hentikan memberi ASI.

6. Bolehkah ibu yang terkena HIV menyusui bayinya?
Bila kondisi sang ibu tidak memungkinkan untuk memberi bayinya susu formula (misalnya tinggal di daerah terpencil seperti di Papua), boleh saja ia menyusui. Namun, ASI harus direbus lebih dulu.

——————————————————————————–

Asiku : Tidak ada alasan untuk tidak memberikan ASI untuk bayinya sekalipun Ibunya positif HIV, justru pemberian ASI Ekslusif selama 6bulan penuh tanpa campuran lainnya mampu mengurangi resiko tertularnya HIV dan ASI TIDAK BOLEH DIREBUS.

Silakan baca artikel terkait di http://asiku.wordpress.com/2008/05/09/asi-eksklusif-hindarkan-bayi-dari-hivaids/

7. Berapa lama ASI bisa bertahan bila disimpan di dalam kulkas?
Bila disimpan di freezer dalam kulkas dengan satu pintu, ASI bisa tahan sampai dua minggu. Bila disimpan dalam freezer dalam kulkas dengan dua pintu bisa bertahan hingga tiga bulan.

Sumber : Kompas

About these ads

August 19, 2008 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: