ASI ( Air Susu Ibu )

- more fresh… HEALTHIER and free -

Tingkat Pemberian ASI Eksklusif Baru 40 Persen

ASI makanan terbaik bagi bayi.

Kamis, 5 Februari 2009 | 17:39 WIB

BANTUL, KAMIS — Tingkat pemberian air susu ibu atau ASI eksklusif hingga usia bayi enam bulan di Bantul baru mencapai 40 persen. Hal itu berdampak pada lonjakan angka kematian bayi. Tahun ini pemerintah setempat bertekad menggalakkan program ASI melalui kegiatan kampanye dan sosialisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dr Siti Noor Zaenab Syech Said, Kamis (5/2) di kantornya, mengatakan, kesadaran ibu untuk memberikan ASI kepada bayinya masih tergolong rendah. Idealnya bayi menerima ASI hingga usia dua tahun, tetapi bila tidak memungkinkan maka minimalnya diberikan secara eksklusif pada enam bulan pertama.

Dia mengatakan, ada beberapa faktor penyebab rendahnya tingkat pemberian ASI. Pertama, ASI dari si ibu memang tidak bisa keluar. Kedua, si ibu tidak mau repot dan memilih menggunakan susu formula, dan terakhir karena faktor ketidaktahuan si ibu akan manfaat ASI.

“Tahun ini kampanye pemberian ASI kami gencarkan. Berbagai bentuk spanduk dan baliho sudah kami pasang di lokasi-lokasi strategis. Kegiatan sosialisasi melalui posyandu dan puskesmas juga ditingkatkan,” katanya.

Menurut Zaenab, pemberian ASI bisa meningkatkan daya tahan bayi. Bayi yang menerima ASI akan lebih kebal terhadap serangan penyakit. Oleh karenanya, ASI sangat penting untuk menekan angka kematian bayi.

Sepanjang tahun 2008, angka kematian bayi di Bantul tercatat 170 orang atau naik sekitar 55 persen dari tahun 2007. Sebagian besar karena gagal napas saat proses lahir, berat bayi lahir rendah yakni kurang dari 2,5 kilogram, dan kelainan bawaan.
Eny Prihtiyani

Sumber : Kompas

February 6, 2009 Posted by Administrator | Article | | No Comments Yet

Memberi ASI yang Nyaman

Jum’at, 30 Januari 2009 – 17:34 wib

Yuni Herlina Sinambela – Okezone
Foto: Corbis

TAK ADA yang menyangkal kehebatan ASI dalam pembentukan antibodi terbaik untuk bayi. Dampak positifnya tak hanya dirasakan sepanjang pemberian ASI, tapi hingga besar nanti. Oleh karena itu, setiap ibu yang baru melahirkan pasti berniat memberi ASI eksklusif untuk sang bayi.

Agar niat baik Anda tidak menjadi sesuatu yang “menyiksa” baik bagi bayi maupun Anda sendiri, tip yang dikutip dari Health Discovery, Jumat (30/1/2009) berikut ini tentu akan sangat berharga bagi Anda.

Lingkungan yang tenang

Cari tempat yang tenang saat tiba waktunya menyusui. Suasana ramai dan pencahayaan yang kelewat terang akan membuat bayi merasa tidak nyaman. Tidak hanya itu, Anda perlu menjaga suasana hati untuk tetap dalam keadaan tenang agar aliran ASI dapat berjalan lancar.

Dekapan nyaman

Perhatikan posisi yang nyaman saat Anda harus mendekap bayi, sebab posisi yang nyaman saat menyusui membuat bayi merasa lebih tenang. Letakkan bantal guling kecil di bagian kepala bayi, agar Anda dan sang bayi berada dalam posisi nyaman.

Bersabar

Sabar merupakan kunci terpenting saat menyusui bayi. Bagi Anda para ibu baru, rasa kesal kadang muncul saat harus terjaga di malam hari karena sang bayi merasa haus. Biasanya, dibutuhkan waktu minimal seminggu untuk bayi bisa beradaptasi dengan puting susu Anda. Anda bisa pula melengkapi asupan gizi untuk bayi dengan susu formula. Namun, harus mengikuti anjuran yang disampaikan dokter Anda.

Perlu Anda sadari, seorang wanita akan menjadi sempurna saat menjadi seorang ibu dan memberi ASI pada sang bayi. Lakukanlah dengan dengan tulus agar bayi Anda tumbuh sehat dan bahagia. (ftr)
(tty)

Sumber : Okezone

February 3, 2009 Posted by Administrator | Article | | No Comments Yet