ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Setelah stop ASI, apa masih bisa pompa produksi kembali

From: johan_ugm
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, January 17, 2006 9:10 AM
Subject: [sehat] setelah stop ASI, apa masih bisa pompa produksi kembali


hallo...semuanya..
pengen tau seberapa besar peluang ASI muncul kembali buat
kondisinya berikut ini:
- istri saya semenjak melahirkan (sekarang udah 3 bulan lebih),
ASI nga tidak begitu banyak, jadi ada campur ASI dan formula,
- Kemudian belakang ini, anakku nicholas sudah tidak mau sedot ASI
dari mamanya, ada pompa juga tapi alhasil nga banyak, jadinya udah stop
sama sekali selama kurang lebih 3 mingguan..
- Istri juga sudah tidak merasa ada 'bloated' ASI

Pertanyaan:
- Apa masih bisa ASI muncul kembali kalo di pompa lagi? seberapa besar
peluangnya?
- Bagaimana caranya buat memunculkan kembali dan memperbanyak ASI buat
kasus istri saya di atas? yang jelas anak udah nga mau sedot.

thanks buat sharing..
johan

Jawab :

From: evy kriswandi
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, January 17, 2006 10:52 AM
Subject: Re: [sehat] setelah stop ASI, apa masih bisa pompa produksi kembali

Dear Pak Johan,
Pengalaman istri bapak hampir sama dengan saya, saya coba sharing pengalaman saya ya...
dulu juga ASI saya diperkirakan kurang sehingga harus campur susu formula. Anak saya waktu itu umur 1 bulan, masih mau sedot tapi entah karena dia capek karena tidak ada isinya jadi dia sering tidur, sedot asi paling cuma 3 menit.

Saya sempat berhenti kira2 seminggu (saya agak lupa sudah lama sekali) tidak menyusui sama sekali, dipompa juga hasilnya sedikit sekali. Atas anjuran kakak saya yang peduli dengan pemberian ASI, saya coba anak saya menyusui lagi, alhamdulillah sekitar 1-1.5 bulan berikutnya produksi ASI saya mencukupi (anak saya tidak mau formula) anak saya berat badannya naik dan dinyatakan cukup asupan ASI nya. Produksi ASI saya biasa2 saja, tidak pernah sampai membengkak (bahkan waktu tidak menyusui) dan tidak sampai tumpah2

Kalau bapak tanya bisa keluar lagi atau tidak, mungkin bisa, tapi memang harus rajin disusui ke anaknya, karena sedotan bayi dan pompa berbeda sekali baik dari kekuatannya, frekuensi, dan rangsangannya.
Kalau saya baca di literatur2 mengenai ASI, produksi ASI itu datang dari otak. kalau kita berpikir positif, yakin bahwa ASI kita banyak... biasanya jadi pengaruh.. tapi kalau kita nya pesimis dan ga yakin produksi ASI kita banyak, biasanya memang jadi sedikit, selain dibantu dari makanan juga ya pak, seperti daun katuk, labu, dll.

Pengalaman saya sih begitu ya Pak, selain saya tetap rajin menyusui anak saya, saya set pikiran saya untuk positif, plus makan makanan yang bisa merangsang produksi ASI.
Coba aja anaknya disusui lagi, mungkin awalnya menolak, karena tidak ada isinya, mungkin setelah dia agak kenyang, dicoba lagi, jadi hanya untuk merangsang produksi ASI istri bapak.
coba bapak baca buku2 mengenai ASI, banyak sekali, atau browse di internet di babycentre (maaf saya juga lupa alamatnya, tapi pastinya banyak sekali)
Mudah2an menolong ya Pak...

From: Monica Oemardi
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, January 17, 2006 11:08 AM
Subject: [sehat] setelah stop ASI, apa masih bisa pompa produksi kembali

Pak Johan,

Setelah berenti ASI,masih bisa kok produksi ASI lagi. Namanya Relaktasi.
Mulailah dgn memompa ASI lagi,berapapun hasilnya. Intinya supaya si pabrik ASI berproduksi lagi. Pompa minimal 2 atau 3 kali sehari.

Saran saya,Pak Johan jadi breastfeeding father seperti yg dilakukan suami saya. Membantu istri aja Pak... Misalnya kalo malam bayinya nangis,bapak yg angkat,kasih ke ibunya untuk disusui,lalu setelah itu bapak ambil lagi. Kalo pup.bapak yg gantikan. Kalo lagi ga kerja alias lagi ada dirumah,coba bapak bantu2 ngurus bayinya sepertimenyendawakan,menina bobokan,kalo perlu memandikan. Percaya deh pak,pemandangan ini akan membuat si ibu bahagia dan itu merangsang hormon untuk memproduksi ASI lebih banyak.

Cara menyusui yg kurang tepat juga bisa jadi penyebab bayi enggan menyusui,karena yg dihisap bayi hanya ujung putingnya saja sehingga yg keluar cuma sedikit. Atau posisi bayi saat disusui,yg menyebabkan bayi sulit menelanm,sehingga malas untuk menyusu.

Pada dasarnya,apapun alasannya ASI tetep susu termahal dan terbaik yg kita berikan untuk anak kita,dan itu HAK anak loooh.... memnerikan ASI itu kewajiban ibu dan ayah bagi si bayi...

KAlo ada pertanyaan lagi bisa japri saya ya Pak....
Tapi kalo mau lebih jelas sih ke  Dr.Útami aja..

Semoga bisa membantu,
Monique

From: mariska_meilani
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, January 17, 2006 1:02 PM
Subject: [sehat] Re: setelah stop ASI, apa masih bisa pompa produksi kembali

Dear pak Johan,

Saya senang sekali membaca email dari bapak.
Tambah satu lagi ayah yg concern dan support istri untuk memberikan
ASI.

Yg penting dari usaha untuk relaktasi adalah niat yg sungguh2 dan
pantang nyerah dari istri bapak.
Peran bapak untuk support saat istri down atau merasa ingin menyerah
jg gak kalah penting nya.

ASI itu kan konsep nya deman n supply, semakin sering di pompa
payudara akan memproduksi ASI.
Ideal nya emang dihisap lgs oleh bayi, ini akan merangsang prod ASI
scr maksimal.
Dicoba aja sekali2, tp jgn dipaksa.
Bayi malas menyusu pasti krn udah kenal formula dan dot.
menyusu lsg tidak semudah menyusu pake dot...maka nya bayi nya jadi
ogah menyusu lgs.

Saran saya skrg coba lagi untuk memompa dan menyusui lgs scr berkala.
Mungkin hasilnya gak akan banyak dalam waktu singkat, hrs sabar,
rileks dan positif thinking.
Setiap pompa gak usah masang target harus dapet sekian, jalanin aja
pelan2, dan syukurin yg udah didapet.

Kalo perlu konsultasikan ke klinik laktasi terdekat (dijakarta di RS
Carolus).
Disana bisa dapet ilmu ttg manajemen laktasi.
Bapak juga bisa baca artikel ttg ASI di file2 di folder sehat maupun
site lain.

Kalo bisa sih ASAP yah pak...jgn ditunda, saya yakin bapak dan istri
bisa memberikan yg terbaik untuk bayi nya.
Kalo ada kendala, jgn sungkan untuk sharing di milis, pasti ada byk
SPs yg akan bantu.

rgds
Mariska

January 17, 2006 - Posted by | Q&A/ Sharing ASI

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: