ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Tips meningkatkan produksi ASI

From: christabelle_amadea
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thursday, April 06, 2006 6:39 PM
Subject: [sehat] Tips meningkatkan produksi ASI to Luluk, Dr. Wati and all SPs


dear mbak luluk, dr. wati and all SPs

thanks god, kakak perempuan saya baru saja melahirkan bayi laki2 ganteng
di oslo, tempat dia tinggal dengan suaminya.  lahirnya terpaksa dengan
cara caesar karena minus tinggi dan retina tipis yang diderita kakak
saya (same with me).., sebelumnya saya sudah pernah kemukakan disini dan
ditanggapi oleh dr. apin. thanks yah dok..,

too bad, kakak saya sedang bermasalah dengan ASInya. saya menduga dia
mengalami baby blues syndrome atau mungkin juga sekadar kepanikan a new
mom. sejak awal dia sangat takut kalo2 ASInya tidak mencukupi kebutuhan
bayinya. mungkin juga dia agak terbeban karena mengingat ASI saya dulu
melimpah bahkan sering mencapai 2 liter sehari dalam 6 bulan pertama
kelahiran bella, anak saya (sekarang 18 bulan dan masih ASI + UHT).

sebenarnya saya sudah ingatkan berkali2 jangan membandingkan dengan
saya, karena menurut prof. rulina, ahli laktasi yang kebetulan juga dsa
bella, saya termasuk kategori ibu yang hiperlaktasi. sejak masih hamil 8
bulan pun, ASI saya sudah menetes2 ketika saya sedang massage payudara.
bahkan selama 6 bulan pertama saya rutin membuang ASI sebanyak 300 - 500
ml sehari karena bella tidak bisa menghabiskannya. bukan nggak mau donor
ASI loh, tapi waktu itu bella sering banget muntah (yang sempat membuat
saya baby blues karena panik, padahal ternyata dia muntah karena
kekenyangan)., so ASInya disimpan di kulkas buat cadangan kalo bella
muntah. akibatnya, kalo udah lewat 2 hari saya harus membuangnya, karena
waktu itu saya menyimpannya di kulkas bagian bawah bukan di freezer.

back to my only sister, anaknya lahir dengan berat 3,580kg panjang 50cm.
lumayan besar karena dia campuran norway-indo. sejak lahir hari senin,
kakak saya berusaha terus menyusui bayinya dengan segala tips2 yang saya
kasih tahu. tapi rupanya ASInya masih sedikit, sementara bayinya masih
lapar (anak laki emang lebih rakus yah??). semua dokternya mendukung
supaya tetap hanya ASI.., namun sayangnya hari ini ketika ditimbang,
berat bayinya turun drastis hingga 3,150kg atau turun 12% dalam waktu
3.5 hari. dengan pertimbangan medis, hal tsb membuat dokternya terpaksa
menambahkan susu formula untuk bayinya sambil terus diupayakan menyusui.
spesialis akupuntur dan pakar laktasi didatangkan oleh RS untuk membantu
kakak saya berbagai cara untuk meningkatkan produksi ASInya. ketika
dicoba dipompa, ASInya hanya keluar 20-30ml (ini yang bikin kakak saya
stress banget, karena dulu dia melihat saya setiap memompa ASI dapat
250-500ml).

tadi waktu saya telpon, kakak saya sedang nangis2 sedih karena merasa
gagal, dia merasa bersalah karena bayinya tidak bisa mendapat full ASI.
saya sudah berusaha menenangkan supaya dia tetap calm. karena kunci
supaya ASI banyak adalah pikiran dan niat (ini yang saya baca dan saya
alami sendiri). kalo stress, tidak tenang, panik, sedih, nggak PD ASInya
cukup, nggak bertekad melawan rasa depresi bisa2 ASInya malah terus
berkurang. segala tips yang saya pernah bagi ke teman2 saya para new mom
di berbagai milis dan community sudah saya share.., sedihnya kenapa
giliran ke kakak saya sendiri kok saya ikutan panik dan stress..,
padahal banyak loh teman2 saya yang berhasil berkat saran saya.

untuk itu, saya mohon bantuannya untuk menambah tips selain yang saya
list di bawah ini (dari berbagai sumber, literatur dan pengalaman
pribadi):

pikiran dan sikap

* pikiran tenang, relax, percaya diri bahwa bisa menyusui, yakin
bahwa ASI yang terbaik, tekad menyusui eksklusif
* minum air putih hangat sesaat sebelum dan sesudah menyusui
* menyusui bayi sesering mungkin
* rooming in
* menggendong dan menempelkan mulut bayi ke puting sesering mungkin
* bersentuhan kulit sesering mungkin dengan bayinya,
* belajar memandikan sendiri mengganti pampers (kalo kita pake popok)
* massage payudara secara teratur dengan gerakan yang benar
* kompres payudara dengan air hangat kemudian air dingin secara rutin
2 - 3 sehari (dia pake nurse care gel)
* sikap menyusui yang benar
* menyusui bayi dengan menatap mata bayi, menyanyikan lagu untuk
bayi, meredupkan lampu, memperdengarkan lagu klasik
* menyusui setiap 2-3 jam sekali, memerah ASI untuk mengosongkan
payudara

makanan dan minuman

* minum cairan sebanyak2nya (min 10 gelas sehari)
* minum jus buah yg banyak (saya dulu bisa ngabisin 5 gelas jus
sehari!)
* minum susu yang banyak (saya tidak pernah bisa minum susu bubuk,
selalu fresh milk)
* minum sop kacang ijo
* makan dan minum kuah sayur daun katuk, bayam, jagung
* makan sayur bangun2 dengan ayam kampung (ini tradisi orang batak,
and amazingly it works very much!)
* makan banyak atau sedikit tetapi sering2
* makan snack berupa buah, kue2 basah, kacang2an dll
* saya dulu diresepkan moloco B12 yang diminum 3 x sehari dari dokter
dan klinik laktasi carolus
* minum sup ayam supaya ASInya gurih (pengalaman pribadi)

masalahnya nih, disana tidak ada sayur daun katuk, sayur bangun2 dan
moloco B12. saya mengirimkan lancar asi dan bancar susu. bagus nggak
yah? dulu saya pernah coba waktu bella umur setahun karena payudara saya
sempat bengkak dan ASI tidak lancar... tapi tidak manjur buat saya. dan
saya baca komposisinya mengadung hanya 25% ekstrak daun katuk.

bagimana dengan Supplemental Nursing System? seperti apa sih caranya?

satu lagi, saya terpikir untuk mengirimkan (walaupun belum tahu gimana
caranya) ASI perah saya kesana. kira2 mungkin nggak yah? gimana cara
kirimnya? berarti saya harus masukin ke dalam cool box dong.., untuk
mejaga kualitas berarti harus dibekuin dulu yah? mengingat komposisi ASI
saya berbeda dengan komposisi yang dibutuhkan newborn, apakah memberikan
efek yang tidak baik nantinya?

mohon bantuannya untuk membagi tips... untuk membantu kakak saya supaya
bisa memproduksi ASI banyak. please kindly share your though, thanks so
much in advance.

gerda - proud mommy to christabelle amadea, 18 months

PS: yang udah seharian browsing di babycenter, breastfeeding.com,
dll.....,

From: ReginaldRodman
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Friday, April 07, 2006 12:45 AM
Subject: RE: [sehat] Tips meningkatkan produksi ASI to Luluk, Dr. Wati and all SPs

Dear Ibu Gerda,

Selamat untuk keponakan barunya. Sambil menunggu jawaban dari pakarnya ASI
mbak Luluk dan dokter-dokter tercinta , kalau boleh saya ikut urun rembug.

Mungkin semua yang sudah ibu sampaikan ke Kakak sudah cukup komplit, hanya
mungkin kakak ibu lebihh memerlukan lagi dukungan  moril dari ibu , ibunda,
ibu mertua dan terpenting suami jika sesuai dugaan ibu kakak tercinta
mengalami babby blues.

Kalau sudah agak tenang dan lebih PD biasanya ASInya juga akan mengalir
lancar.

Jauh dari keluarga dan melahirkan anak pertama apalagi harus SC pasti cukup
berat untuk kakak tercinta , karenanya support dari keluarga dan suami
sangatlah membantu,  apalagi kalau suami mau membantu mengambil alih
beberapa tugas , sehingga si ibu baru bisa banyak istirahat dan lebih relax.
Coba minta pijat suaminya pasti lebih tenang dan relax he..he..dan
mudah-mudahan ASInya juga bisa lancar.

Untuk makanan sepertinya tidak perlu makanan khusus dari Indonesia mungkin
ya, selain carinya pasti susah dan mahal he..he. Cukup makan local banyak
sayuran hijau, minum, buah-buahan dll pokoke makan dan minum yang sehat .

Dulu saya juga sekali pompa hanya sekitar 30ml-40 ml, tapi karena rajin
dipompa dan disusukan akhirnya juga supplynya mencukupi kebutuhan anak.

Salam saya untuk kakak ibu Gerda.

Salam,
Dwi

From: Aity Sukidjo
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Friday, April 07, 2006 3:00 AM
Subject: RE: [sehat] Tips meningkatkan produksi ASI to Luluk, Dr. Wati and all SPs

Mbak,

memang betul, peran suami itu penting sekali🙂 Saya juga melahirkan anak pertama jauh dari keluarga di negara orang, pake SC juga dan akibat SC saya mengalami tulang iga memar yang mengakibatkan saya gak bisa rebahan selama 3 minggu. Duuh, kalo inget waktu itu...tiap kali saya nyusuin anak saya, saya pasti nangis deh. Soalnya mau ngambil anak dari tempat tidur aja saya udah kesulitan. Trus sayanya juga gak bisa istirahat beneran hiks..hiks...
Untung saya punya suami yang sangat sangat membantu, menyokong, dan mau mendengarkan keluh kesah saya (aduh, jadi kangen sama suami nih!). Alhamdulillah, produksi asi saya lancar banget, gak pake minum dan makan daun katuk segala hehehe...
Nah, kalo kakaknya ibu Gerda ini mau sharing sama saya, silakan deh🙂 Kan nasibnya mirip tuh hehehe...

selamat ya atas kelahiran ponakannya.

salam,
Aity

April 6, 2006 - Posted by | Q&A/ Sharing ASI

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: