ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Ibu bekerja, tapi tetap menyusui eksklusif ?! Gak masalah loh !

Yang beda cuma caranya aja kok. Kalo biasanya kan disusui langsung ke bayi.
Nah kalo ibu pergi bekerja atau keluar rumah utk belanja, mengaji, dsbnya, ibu tetap dapat memerah atau memompa ASInya. ASI peras/pompa itu bisa diberikan ke bayi. Ikuti tipsnya yuk !
1. Terpenting : Selama ibu di tempat kerja, Peraslah / pompalah ASI setiap 3-4 jam sekali secara teratur. Ini perlu dilakukan agar produksi ASI tetap terjaga. ASI tsb bisa disimpan dalam botol dan dan disimpan dalam kulkas (jika di kantor ada kulkas). Atau ibu bisa menyimpannya dalam termos yang diberi es batu atau blue ice.

2. Yg tidak kalah pentingnya : ibu harus dalam keadaan RELAX. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Saat ibu memeras ASI, jangan tegang dan jangan ditargetkan berapa banyak ASI yg harus keluar. Ingat : 1 pikiran “duh ASI peras saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun.



Relaks saja ya bu. Buat suasana senyaman mungkin saat memeras ASI. Bawa foto anak jika perlu saat memeras ASI. Peran ayah juga disini sangat dibutuhkan. Jika ayah mendukung maka ASI akan lancar.

3. Saran dilakukan begitu sebelum kembali dari cuti : beritahu atasan ibu bahwa ibu menyusui dan ingin berhasil memberikan ASI eksklusif. Jelaskan juga bahwa pada jam tertentu ibu perlu waktu khusus untuk memeras ASI. Sehingga atasan ibu & lingkungan kerja dapat mendukung keberhasilan ASI eksklusif.

4. Begitu ibu kembali dari tempat kerja, susukan bayi langsung dari payudara. Hal ini diperlukan untuk menjaga refleks ASI & kerja hormon2 ASI, sehingga produksi ASI tetap
terjaga. Jadi ASI peras yg ada bisa disimpan untuk hari2 berikutnya.


5. Hindari pemberian susu formula. Begitu bayi diberikan susu formula, maka saat ia menyusu pada ibunya akan kekenyangan. Sehingga volume ASI makin berkurang.

6. Lakukan perawatan payudara / pemijatan payudara dan kompres air hangat & air dingin bergantian.



7. Jika ada masalah dalam ASI, jangan ragu untuk menghubungi atau konsultasi dg klinik laktasi.

Tulisan ini dirangkum dari berbagai sumber (WHO, IDAI, AAP,
LLLI, dsb) & ditulis bebas oleh Luluk Lely Soraya I
Sumber : http://lsoraya.multiply.com/

September 13, 2006 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: