ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

ASI saya cukup gak ya untuk bayi saya?

Pertanyaan tsb pasti sering kita dengar atau bahkan kita pertanyakan sendiri. Akibatnya banyak kebingungan yang berujung pada gak pedenya sang ibu hingga produksi ASInya malah turun. Nah agar tidak kebingungan, yuk kita kenali dan pahami tanda-tanda kecukupan ASI pada bayi.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

(Ditulis bebas oleh Luluk Lely Soraya I, August 2007)

Masih banyak yang beranggapan bahwa cukup tidaknya ASI pada bayi semata-mata ditentukan dari kondisi fisik bayi. Bayi yang “lembek” badannya akan dengan mudah dilabel dg “ASInya gak cukup” atau bahkan “ASInya jelek”. Demikian juga jika bayi yang sering menangis atau bayi yang sering menyusu pada ibunya.

Sementara itu di sisi lain, ASI sendiri tidak dapat ditakar. Hal ini dikarenakan kandungan ASI yang demikian unik dan relatif berubah-ubah seiring dg usia & kebutuhan si kecil. Jumlah ASI yang dibutuhkan tiap bayipun tidak pernah sama meski memiliki usia yang sama. Sehingga tidak dapat ditentukan berapa cc ASI yang dibutuhkan untuk umur bayi tertentu. Hal inilah yang sering membuat para ibu & ayah kebingungan dan gamang dengan pemberian ASI pada bayinya.

Kenali tandanya !

Syukurlah bahwa para ahli laktasi telah berhasil menentukan kriteria cukup tidaknya ASI bagi si kecil.

Inilah tanda-tanda kecukupan ASI pada bayi :

  1. Bayi akan buang air kecil (BAK) paling tidak 6-8 x sehari

  2. Terutama bagi bayi yang berusia <6 minggu, frekuensi buang air besar (BAB) paling tidak 2-5 x sehari. Hal ini tidak berlaku bagi bayi yang berusia >6 mg.

  3. Pertumbuhan berat badan (BB) bayi dan tinggi badan (TB) bayi sesuai dengan grafik pertumbuhan. Jangan mengukur pertumbuhan bayi dari penampakan fisik bayi. Jangan pula mengukurnya dari berat tidaknya bayi saat menggendong.

  4. Perkembangan motorik yang baik. Bayi aktif. Motoriknya sesuai dengan rentang usianya.

Selain tanda-tanda utama kecukupan ASI tsb diatas, terdapat juga tanda lain dari kecukupan ASI. Seperti terdengar suara menelan saat bayi menyusui, dsbnya. Meski hal ini bukan patokan utama.

Jika terbukti ASI gak cukup….

Tanda bayi tidak mendapatkan cukup ASI :

  • Jika bayi menunjukkan tanda dehidrasi berat : BAK <6 x sehari, warna air seninya keruh kecokelatan, bayi rewel luar biasa, tidak keluar airmata saat menangis, daya turgor melemah (jika kulitnya dicubit, tidak kembali spt semula).
  • Jika pertumbuhan BB dan TB memiliki pola turun drastis atau stagnan (jalan di tempat).

  • Bayi tidak aktif dan terlihat tidak sehat

Apa yang harus dilakukan ?

  1. Hubungi segera dokter anak anda (DSA) jika terjadi dehidrasi berat

  2. Biasanya jika memang terindikasi asi tidak cukup, maka pertolongan pertama / SOP (standard operating procedure) yang dilakukan adalah pemberian :

    – ASI ibu lain. Hal ini amat sangat direkomendasikan

    – Jika ASI ibu lain tidak ada, maka diberikan susu formula

    – Jika susu formula tidak ada, maka diberikan susu sapi (whole milk/yang belum diformulasikan)

    – Jika susu tidak ada, maka diberikan cairan lainnya.

  3. Selanjutnya perbaiki dan perbanyak ASI dengan berkonsultasi pada konselor laktasi. Mulai dari observasi pemberian ASI, tata cara pemberian ASI, manajemen laktasi, kenali cara memperbanyak ASI, dsbnya.


Nah sekarang kita sudah mengenali betulkan bagaimana cara mengenali cukup tidaknya ASI pada bayi ?! Hayo jangan ragu untuk terus memberikan ASI eksklusif ke bayi kita ! Tetap pede ya. Yakinkan diri sendiri bahwa “Bayi saya CUKUP untuk bayi saya”. Kenali tanda kecukupan ASI. Maka percayalah ASI eksklusif dapat dengan mudah dilalui.

Selamat menyusui ! Keep breastfeeding !

(Luluk)

Sumber artikel :

Sumber : http://lsoraya.multiply.com/

August 10, 2007 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: