ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

ASI Dibantu Gen Khusus

Rabu, 07 November 2007 | 15:55 WIB

TEMPO Interaktif, LONDON:

Lewat penelitian silang, peneliti di Kings College London menemukan varian gen FADS2 menyumbang pengaruh dalam kecerdasan. FADS2, yang terlibat dalam memproses asam lemak Omega 3 dan dapat ditemukan pada 90 persen manusia, terbukti hadir sebagai unsur ketiga. Bayi yang memiliki gen ini dan mendapat ASI terbukti tumbuh menjadi lebih pintar.

“Selama 100 tahun, konsep IQ (intelligence quotient) yang sebagian disumbang oleh ASI telah menjadi pusat perdebatan publik dan ilmiah, apakah merupakan faktor alami atau hasil perawatan oleh orang tua,” kata Terrie Moffitt, ketua tim peneliti, Senin lalu. “Bukti menunjukkan bahwa faktor alami dan orang tua bekerja bersama-sama mengakhiri perdebatan itu.”

ASI diketahui memiliki banyak keuntungan untuk bayi, termasuk mengurangi infeksi, menyembuhkan sakit dan diare, serta menyeimbangkan kolesterol dalam darah. Lewat penelitian terhadap 3.200 orang di Inggris dan Selandia Baru, tim peneliti menemukan gen FADS2 berperan mengolah nutrisi dari makanan–termasuk ASI–untuk otak.

Hasil penelitian di kedua negara itu menunjukkan bahwa bayi yang disusui memiliki IQ lebih tinggi 6-7 poin, dengan syarat, bayi itu memiliki gen FADS2. Untuk bayi yang tidak atau kurang memiliki varian gen dimaksud, ASI tidak mempengaruhi kecerdasannya.

Para peneliti juga menyatakan FADS2 berlaku sama untuk bayi dengan berat kelahiran normal dan tidak normal. Hasil penelitian juga tidak menemukan perbedaan bayi dari kelas sosial dan ekonomi berlainan. “FADS2 tidak mengubah kualitas ASI,” kata Moffitt. “Hasilnya sangat langsung, yakni pemberian ASI dan keberadaan gen ini menjadi unsur utama kecerdasan,” katanya menambahkan.

Meski demikian, Moffitt mengakui tim peneliti tidak mengetahui cara FADS2 memproses nutrisi untuk otak. Timnya juga mengakui kemungkinan besar ada gen lain yang berpengaruh dalam kecerdasan seseorang. “Tapi penelitian ini adalah kajian awal dalam memetakan genome kecerdasan manusia,” katanya.

amal ihsan | livesciene

Sumber : TEMPO

November 7, 2007 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: