ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Katanya ASI bikin bayi kuat….kok sakit juga ?

Tentu saja bayi ASI bisa jatuh sakit. Karena bayi ASI bukan superman, juga bukan gatotkaca. Ia bisa jatuh sakit, terutama jika kondisi lingkungannya yang tidak higienis dan dilingkupi oleh orang yang sakit. Loh…..kok bisa ?! Katanya ASI bikin anak gak gampang sakit? Berarti sama aja dong dg bayi susu formula? Bingung? Temukan jawabannya yuk!

Ditulis bebas oleh Luluk Lely Soraya I @ November 2007

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

ASI melindungi bayi dari serangan kuman penyakit

Mungkin banyak dari masyarakat kita yang sudah mengetahui bahwa ASI dapat memberikan perlindungan pada bayi dari seranganb berbagai kuman penyakit. Terutama jika ASI diberikan secara eksklusif selama 6 bulan pertama . Tidak hanya itu penelitian Horta et al menunjukkan bahwa semakin lama anak mendapatkan ASI, maka semakin kuat sistem imun tubuhnya. Hal ini dikarenakan ASI mengandung berbagai jenis antibodi yang melindungi si kecil dari serangan kuman penyebab infeksi. Antibodi tersebut mulai dari Immunoglobulin A (IgA), IgG, IgM, IgD dan IgE. Antibodi dalam ASI inilah yang hingga saat ini tidak pernah terdapat dalam susu formula jenis apapun. Atas dasar inilah maka badan kesehatan dunia, WHO, menyarankan agar diatas usia 6 bl, ASI terus diberikan berdampingan dengan MPASI (Makanan Pendamping ASI) hingga ia berusia 2 tahun atau lebih.

Riset menunjukkan juga bahwa hingga sistem imun tubuh anak akan mencapai kematangan atau kekuatannya pada usia 5 tahun atau lebih. Hal inilah yang menyebabkan anak usia <5tahun lebih mudah jatuh sakit. Disinilah peranan ASI. Para ahli laktasi dunia menyatakan bahwa ASI tidak hanya melindungi anak dari kemungkinan berbagai infeksi di beberapa bulan pertama kehidupannya, tetapi juga membantu sistem imun tubuh anak lebih sempurna dan lebih matang. Studi laktasi menunjukkan bahwa kandungan antibodi dalam ASI mampu menginduksi sistem imun tubuh bayi untuk lebih cepat matang dari bayi yang tidak mendapatkan ASI. Hal inilah yang menyebabkan bayi ASI tidak mudah jatuh sakit atau jarang sakit.

Lebih cepat sembuh dengan pemberian ASI

Begitu bayi ASI sakit, seringkali timbul keraguan ataupun mempertanyakan kehebatan ASI. Satu hal yang perlu dimengerti adalah tidak mudah sakit bukan berarti bayi ASI tidak akan pernah sakit. Berbagai kondisi dapat menyebabkan bayi ASI terkesan lebih mudah jatuh sakit. Mulai dari lingkungan yang kurang higienis hingga penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Jika lingkungan di sekitar bayi ASI relatif terjangkit suatu penyakit, maka resiko bayi ASI terpapar dengan kuman penyakit lebih besar. Jadi bukan mustahil ia bisa juga menjadi sakit. Demikian juga jika bayi ASI berada di lingkungan yang relatif tidak rasional dalam pola pengobatan. Sehingga jumlah kuman resisten lebih tinggi dan banyak. Kondisi ini juga memungkinkan bayi ASI terpapar dengan kuman tsb dan sistem imun tubuhnya harus “belajar” mengalahkan kuman tersebut dengan sakitnya.

Pemberian ASI secara signifikan terbukti membantu proses penyembuhan dan pembelajaran sistem imun tubuh anak. Dengan kata lain, jika bayi ASI sakit, ia akan lebih cepat sembuh. Saat bayi sakit, sistem imun tubuhnya berjuang untuk melawan dan mengalahkan kuman penyebab sakit. Antibodi dalam ASI, mulai dari IgA hingga limfosit dan makrofagus akan menjadi armada perang utama yang membantu sistem imun tubuh anak mengalahkan kuman penyakit. Tidak hanya itu, pemberian ASI saat si kecil sakit mengurangi rasa sakit pada anak dan menenangkan anak karena sakitnya. Ini berarti jika bayi anda sakit, jangan ragu untuk terus dan terus memberikan ASI kepadanya. Justru ASI ini lah yang akan menjadi penolong terutama saat ia sakit.

Nah gimana ? Sudah gak ragu lagi dong dengan kehebatan ASI ! Sayang superman ataupun gatotkaca tidak pernah ada. Jika ada, pasti kita akan mendengar cerita bahwa superman dan gatotkaca juga pernah sakit. Mereka juga akan cerita bahwa kekuatan mereka berasal dari ASI yang diberikan oleh ibunya. Wah hebatnya .

(Luluk)

Referensi :

  • Bernardo L. Horta et al. 2007. WHO. Evidence on the long-term effects of breastfeeding : systematic review and meta-analyses
  • WHO. 1997. Infant Feeding in Emergencies : A guide for mothers. Www.who.int

  • Jack Newman, MD, FRCPC. 1995. How breast milk protects newborns. Sci-Am. 1995 Dec; 273(6): 76-9

  • Xanthou M. 1998. Immune protection of human milk. Biol Neonate. 1998;74(2):121-33

  • Kelly Bonyata, IBCLC. 2002. My baby is sick – should I continue to breastfeed? http://www.kellymom.com/health/illness/baby-illness.html

  • Kelly Bonyata, IBCLC. 2004. Benefits of breastfeeding. http://www.kellymom.com/store/handouts/newborn/bf-benefits.pdf

  • Jack Newman, MD, FRCPC. 2000. You Should Continue Breastfeeding (Illness in the mother or baby).

  • Mestecky, Jiri; Blair, Claudia; Ogra, Pearay L. 1991. Immunology of Milk and the Neonate. Advances in Experimental Medicine and Biology , Vol. 310

Sumber : http://lsoraya.multiply.com/

November 20, 2007 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: