ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

1001 Ibu Hamil Berdeklarasi untuk Inisiasi Menyusu Dini

Rabu, 23 Januari 2008 | 16:29 WIB

JAKARTA, RABU – Sebanyak 1001 ibu hamil dari seluruh Provinsi DKI Jakarta berkumpul di Jakarta Convention Center, Rabu (23/1) pagi, dalam rangka Deklarasi Akbar 1001 Ibu Hamil se-DKI Jakarta untuk Inisiasi Menyusu Dini (IMD).

Deklarasi tersebut ditujukan untuk mendukung IMD, yang memungkinkan terjadinya kontak langsung antara ibu dari kulit ke kulit, sesegera setelah dilahirkan, supaya bayi bisa memulai menyusu sendiri. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta itu mendapat dukungan dari, antara lain, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Health Services Program (HSP), United States Agency International Development (USAID), Mercy Corps, dan MCC. Acara tersebut sekaligus merupakan salah satu program 100 hari kerja Gubernur DKI Jakarta dan pencanangan pelaksanaan IMD di semua fasilitas kesehatan di Jakarta.

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan tunggal yang penting dan paling baik untuk memenuhi semua kebutuhan tumbuh  kembang bayi sejak lahir hingga berusia enam bulan. IMD bisa membantu bayi memeroleh ASI pertama, selain meningkatkan produksi ASI dan membangun ikatan kasih sayang antara ibu dengan bayi.

Menurut penelitian-penelitian ilmiah, IMD bisa mencegah 20-22% angka kematian bayi yang baru lahir. IMD juga menguntungkan bagi kelangsungan hidup putra-putri bangsa. “Jika inisiasi menyusu dini ini diterapkan pada setiap bayi yang baru lahir, 22% kematian bayi baru lahir dapat dicegah, dan hal ini akan berdampak besar pada penurunan angka kematian anak di DKI Jakarta, sejalan dengan tujuan pembangunan,” ujar Dr Utami Roesli, SpA, MBA, IBCLC dalam acara tersebut. Utami merupakan dokter anak yang menjadi advokat nasional ASI.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengajak semua pihak terkait mengampanyekan IMD dalam rangka menambah jumlah anak Indonesia yang bertumbuh kembang lebih baik.

Acara itu dihadiri pula oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta-Swasono; Tatiek Fauzi Bowo selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jakarta; Rini Sutiyoso, istri mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso; Mr Rob C, Mission Director USAID; Sophie Novita, Duta ASI; Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta; dan beberapa figur publik, yaitu Tiara Lestari, Dewi Motik, dan Moza Paramita.

Dalam kesempatan itu pula Tatiek Fauzi Bowo diminta kesediaannya untuk menjadi motivator IMD. Deklarasi 1001 ibu hamil itu dibacakan oleh enam wakil dari para ibu hamil yang datang. Isinya mendukung pelaksanaan IMD dan tekad untuk melaksanakan IMD pada saat persalinan bayi mereka.

“Saya berharap ibu-ibu yang hamil dan nanti melahirkan dan menyusui dini akan menyampaikan dan menyebarluaskannya kepada kawan dan andai taulan, antara lain melalui SMS. Apalagi, SMS merupakan salah satu media komunikasi yang sangat efektif untuk dapat mendorong orang lain juga ikut mengampanyekan inisiasi menyusu dini,” tutur Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta-Swasono. (M1-08)

Sumber : Kompas

January 23, 2008 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: