ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Rawat Payudara, ASI pun Lancar

Rabu, 3 September 2008 | 19:16 WIB

PERAWATAN payudara selama kehamilan menyumbang pengaruh besar untuk mewujudkan tercapainya program ASI eksklusif. Kapan sebaiknya perawatan payudara mulai dilakukan? Ahli menganjurkan setelah kehamilan berusia 5-6 bulan. Kalau sebelum itu, perangsangan pada puting malah bisa menimbulkan kontraksi rahim. Nah, di bawah ini adalah tata cara pelaksanaan perawatan payudara yang bisa ibu hamil lakukan sehari-hari. Jangan lupa, sejak usia kehamilan lima bulan ya Bu.

* Pemijatan

Bisa dilakukan saat mandi.

– Sebelumnya siapkan air hangat dan air dingin di wadah yang terpisah, minyak kelapa atau baby oil, handuk, dan kapas.

– Bersihkan payudara dengan air hangat, lalu pijat menggunakan minyak.

– Cara pemijatannya dengan menggunakan kedua tangan. Sekeliling payudara diurut memutar searah jarum jam kemudian berbalik arah/berlawanan jarum jam. Setelah itu lakukan pengurutan dari pangkal menuju puting. Namun, puting tak perlu dipijat.

– Setelah itu ketuk-ketuklah payudara memakai ujung jari atau ujung ruas jari supaya sirkulasi darah bekerja baik.

– Selanjutnya bersihkan puting dengan menggunakan kapas dan minyak. Minyak akan melenturkan dan melembapkan puting.

– Terakhir, bersihkan payudara dan puting memakai air hangat dan dingin. Tujuannya untuk memperlancar sirkulasi darah.

– Keringkan payudara dengan handuk lembut. Kalau perlu oleskan pelembap atau krim anti stertch marks yang aman untuk mencegah rasa gatal akibat jaringan kulit merekah seiring membesarnya payudara.

* Senam Teratur

Payudara pun perlu dirawat dengan senam. Senam payudara berguna untuk memperkuat otot pektoralis yang berada di dada. Senam ini membantu mempertahakan kepadatan payudara dan merangsang produksi ASI menjadi lebih baik. Ada dua macam senam yang bisa ibu lakukan dan mudah dipraktikkan.

Berikut urutannya. Lakukan senam sebelum atau sesudah mandi.

1. Posisi berdiri, tangan kanan memegang bagian lengan bawah kiri dekat siku, sebaliknya tangan kiri memegang lengan bawah kanan (seperti orang bersidekap). Kemudian tekan kuat-kuat ke arah dada dengan cara mempererat pegangan, sehingga otot-otot dasar payudara terasa tertarik. Selanjutnya lemaskan kembali. Lakukan berulang-ulang hingga 30 kali.

2. Pegang bahu dengan kedua ujung tangan, kemudian siku diputar ke depan sehingga lengan bagian dalam mengurut (massage) payudara ke arah atas. Diteruskan gerakan tangan ke atas ke belakang dan kembali pada posisi semula. Lakukan latihan ini 20 kali putaran.

* Memakai Bra Yang Pas

Untuk mengatasi rasa tak enak pada saat payudara membesar, pakailah bra yang pas dan bisa menyangga payudara dengan baik. Jangan gunakan yang terlalu ketat atau longgar. Bra yang terlalu sempit akan menghambat perkembangan kelenjar payudara, sedangkan yang terlalu longgar akan membuat payudara tampak jatuh dan tidak nyaman kala dikenakan.

Bra untuk payudara yang sangat besar ada baiknya memakai penyangga kawat. Bra yang tak menopang dengan baik, akan membuat payudara yang besar cenderung turun dan membentuk lipatan di bagian bawah payudara.

Sementara jika si ibu hamil tak menjaga kebersihan dan kekeringan di bawah lipatan tersebut, maka akan membuka peluang jamur untuk tumbuh.

Pilihlah bra dari bahan katun atau campuran katun sehingga nyaman dipakai dan mudah menyerap keringat. Tali pengikatnya pilih yang lebar sehingga dapat menyangga payudara dengan baik.

Sumber : Kompas

September 4, 2008 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: