ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Tetap Puasa meski Sedang Menyusui

Senin, 31 Agustus 2009 | 13:56 WIB

*KOMPAS.com* — Sebenarnya kegiatan berpuasa tak harus mengurangi porsi
makan ibu menyusui dengan komposisi 50 persen karbohidrat, 30 persen
protein, dan 10-20 persen lemak. Yang berubah hanya jadwalnya. Karena
itu, ibu menyusui yang ingin berpuasa Ramadhan tidak boleh meninggalkan
sahur. Makan sahur dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk
beraktivitas seharian. Konsumsi sahur dengan porsi yang cukup dan gizi
seimbang sangat membantu ibu menyusui menghasilkan ASI berkualitas untuk
si kecil.

Jika Anda berpuasa, memang akan terjadi perubahan produksi ASI. Namun,
bukan perubahan kuantitas keseluruhan, melainkan perubahan dari segi
waktunya. Volume ASI agak berkurang selama Anda berpuasa dan baru
melimpah lagi pada malam hari setelah Anda mendapat asupan makanan. “Hal
ini terjadi karena pengaruh hormon, khususnya oksitosin,” papar Tiwi.

Produksi hormon oksitosin membuat aktivitas menyusui meninggalkan dahaga
pada ibu yang harus segera diimbangi dengan minum air yang banyak.
Dengan begitu, produksi ASI berikutnya tetap lancar. Ia lantas
menganjurkan agar para ibu tidak lupa memerah ASI di malam hari. Apalagi
hormon prolaktin, salah satu hormon yang sangat berpengaruh terhadap
produksi ASI, di malam hari terbukti jumlahnya lebih tinggi dibandingkan
pada siang hari. Tingginya hormon prolaktin di malam hari menambah
jumlah produksi ASI pada waktu tersebut.

Sedangkan memerah ASI di siang hari tetap penting karena produksinya
berpegang pada prinsip /demand and supply/. Artinya, semakin banyak ASI
dikeluarkan, semakin banyak ASI yang akan diproduksi.

Nah, bila Anda ingin tetap agar masa menyusui sekaligus puasa tetap
lancar, coba terapkan tips di bawah ini.
1. Santaplah makanan bergizi dalam porsi cukup saat waktu berbuka,
sesudah tarawih, dan sahur.
2. Sebaiknya Anda banyak mengonsumsi daging. Daging adalah makanan yang
mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh
dalam waktu cukup lama sehingga Anda tidak mudah lemas selama puasa.
3. Mulai berbuka hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih
sebanyak-banyaknya, ditambah dengan segelas susu hangat.
4. Sebelum tidur, untuk menambah produksi ASI, cobalah makan makanan
ringan dengan minuman hangat.
5. Niatkan puasa semata-mata demi ibadah. Dengan begitu insya Allah Anda
dapat menjalankan puasa secara sehat dan senantiasa bugar. Si kecil juga
akan mendapatkan ASI yang baik, tidak hanya berpengaruh bagi fisiknya,
tetapi juga bagi psikis dan rohaninya.

(Gazali Solahuddin/Nakita)

Sumber : Kompas.com

August 31, 2009 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: