ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Pojok ASI Kencana diresmikan

Oleh Rahmayulis Saleh
Published On: 20 June 2011

altJAKARTA: Dalam rangkaian memperingati Hari Keluarga XVIII Tingkat Nasional, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meresmikan Pojok ASI Kencana untuk memudahkan karyawan memberikan air susu kepada bayinya.
Ruang Pojok ASI tersebut, kata Sudibyo Alimoeso, Sekretaris Utama BKKBN, baru disediakan di  kantor pusat di Halim, Jakarta. “Rencananya ke depan akan disiapkan juga di daerah,” ujarnya hari ini di sela-sela acara tersebut didampingi Vita Gamawan Fauzi, Ketua Umum TP PKK Pusat.

Selain peresmian Pojok ASI Kencana, BKKBN hari ini juga mengadakan bakti sosial seperti pelayanan KB dan Pap Smear sebanyak 50 orang, donor darah diikuti oleh 500 orang, dan khitanan massal sebanyak 200 orang anak.

Vita menuturkan pihaknya akan selalu mengkampanyekan di kantor, baik pemerintah dan swasta agar menyediakan pojok ASI. “Kalau perlu sekalian dengan ruang khusus tempat penitipan anak [TPA],” ujarnya.

Menurut dia, pojok ASI sangat bagus sekali, terutama bagi ibu-ibu yang bekerja akan tetap melaksanakan tugasnya di kantor, dan  memberikan ASI pada bayinya. Begitu juga di mal dan pusat perbelanjaan sekarang sudah ada ruang khusus untuk menyusui bayi.

Dia menyebutkan pemberian ASI di Indonesia ini masih memprihatinkan. Menurut Riskesdas 2010, bayi yang mendapatkan ASI eksklusif sampai 6 bulan hanya 15,3%.

“Kesadaran masyarakat dalam mendorong peningkatan pemberian ASI masih relatif rendah. Padahal kandungan ASI kaya akan karotenoid dan selenium, sehingga berperan dalam sistem pertahanan tubuh bayi untuk mencegah berbagai penyakit,” tambah Sudibyo.

Menurut dia, ASI juga mengandung mineral dan enzim untuk pencegahan penyakit dan antibodi yang lebih efektif, dibandingkan dengan kandungan yang terdapat dalam susu formula. (tw)

Sumber : Bisnis

June 20, 2011 - Posted by | Article

2 Comments »

  1. selamat malam saya mau nanya , bagaimana dengan pemberian ASI yang hanya 2 bulan saja ?
    saya sudah mengkomsumsi susu menyusui namun itu tidak membantu , keinginan untuk memenuhi ASI sang bayipun kuat namun pada kenyataannya , ASI yang saya produksi tidak maksimal , tidak ada lagi rasa mengeras pada payudara jika menanpung ASI seperti pada bulan pertama..namun biarpun begitu saya tetap memaksakan ASI keluar untuk asupan bayi tentunya di bantu dengan susu formula , maka dari itu bagaimana seharusnya saya lakukan ? haruskah saya berenti memberikan ASI dan beralih ke susu formula ? kalau tidak apa solusinya..terima kasih..

    Comment by shasya assegaf | June 21, 2011 | Reply

    • Salam ASI

      Perlu untuk kita fahami bahwa prinsip dasar ASI adalah supply and demand, artinya seberapapun kebutuhan ASI untuk anaknya pasti akan tercukupi, hanya saja masalahnya kekurang tahuan kita sehingga upaya pemberian ASI dan termasuk ekslusif gagal ditengah dan tau sepebuhnya.

      ada banyak faktor akan hal itu selain promosi susu formula yang sungguh-sungguh sangat-sangat tidak lagi berpedoman pada kode etik internasional.

      coba ibu buka arsip ini, banyak cara untuk sukses memberikan ASI, antara lain tepatnya posisi latch on, problematika menyusui, bagaimana hormon ositosin bekerja dst….

      terakhir bergabunglah bersama komunitas peduli asi seperti sehat@yahoogroups.com agar supaya sharing dari ibu2 bisa menginspirasi sehingga menjadi kekuatan tersendiri.

      Salam ASI

      Comment by Administrator | June 22, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: