ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

indosiar.com – Pada bulan ramadhan, setiap umat muslim diwajibkan untuk
berpuasa. Namun tidak semua umat muslim mampu menjalankan ibadah tersebut.
Misalkan saja orang tua yang sudah sepuh, anak balita, orang sakit, dan tak
terkecuali bagi ibu hamil yang kehamilannya bermasalah serta ibu menyusui.

Wanita yang sedang hamil atau menyusui tetap harus berpuasa di bulan
Ramadhan, sama dengan wanita wanita yang lain, selagi ia mampu untuk
melakukannya. Seorang wanita hamil tidak diperbolehkan berpuasa jika
kehamilannya bermasalah. Memaksakan berpuasa hanya akan mengganggu
perkembangan janin.

Kegiatan berpuasa hanya mengubah jadwal makan. Sementara, asupan makanan
yang dikonsumsi ibu hamil dan menyusui selama berpuasa tetap dibuat sama
dengan saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang dengan komposisi 50 %
karbohidrat, 30 % protein, dan 10-20 % lemak.

Bagi ibu hamil yang ingin berpuasa disarankan untuk memperhatikan gejala
berkurangnya kadar gula dalam darah (hipoglikemia). Gejala ini ditandai
dengan pusing, gemetar, mual, dan demam. Dan yang dianjurkan bisa berpuasa
adalah ibu yang masa kehamilan sudah cukup tua dan kuat yaitu sekitar usia
kehamilan 5 bulan keatas.

Sedangkan bagi ibu menyusui, yang disarankan berpuasa adalah ibu menyusui
dengan usia bayi 6 bulan keatas. Sementara bagi ibu yang menyusui ASI
ekslusif bisa tidak berpuasa karena harus menyusui tiap dua jam sekali dan
si bayi belum memperoleh makanan pendamping ASI. Yang perlu diingat : saat
ibu menyusui berpuasa, pola menyusui akan berubah. Pasokan ASI akan
berkurang pada siang hari namun melimpah pada malam hari.

Sedangkan bagi ibu hamil, penting diingat bahwa selama hamil, pasokan kalori
sangat diperlukan dalam nutrisi untuk perkembangan dan pertumbuhan janin.
Yang jelas, harus lebih memperhatikan makanan yang dimakan saat sahur dan
berbuka.

Bagi ibu hamil dan menyusui, sangat tidak diperbolehkan untuk meninggalkan
makan sahur. Makan sahur dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk
beraktivitas seharian. Konsumsi gizi seimbang pada saat sahur akan membantu
ibu menyusui menghasilkan sari makanan bergizi untuk si kecil.

Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah. Apalagi jika si ibu baru
saja menyususi. Cobalah untuk beristirahatlah sejenak, entah itu dengan cara
tidur atau sekadar relaks menenangkan pikiran.

Perlu diketahui juga, bagi ibu hamil yang menderita Diabetes Melitus (DM)
dan Hipertensi, sebaiknya tidak berpuasa karena penderitanya harus terus
menerus mengkonsumsi obat secara teratur. Juga bagi ibu hamil yang mengalami
gangguan saluran pencernaan, atau yang memiliki riwayat anarexia dan bulimia
(gampang muntah), tidak diperkenankan berpuasa.

Beberapa tips bagi ibu hamil dan menyusui yang ingin berpuasa adalah :

a.. Makan sahur dengan makanan yang bergizi, sangat penting bagi ibu hamil
dan menyusui. Sebaiknya ibu hamil banyak mengonsumsi daging. Daging adalah
makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan
tubuh dalam waktu cukup lama.
b.. – Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih
sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua
liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat.
Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu
hamil dan menyusui. Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin (Hb) dalam
darah.
Gejala anemia banyak ditemukan pada ibu hamil karena mereka kurang
mengonsumsi makanan bergizi. Anemia berbahaya bagi ibu hamil, karena pada
saat persalinan ibu akan mengalami kesulitan dan luka akibat persalinan
sulit menutup.
c.. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat, akan merangsang kelancaran
ASI bagi ibu menyusui.
d.. Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan
ringan dengan minuman hangat.
Intinya, berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui semata-mata adalah demi ibadah
dan dapat menjalankan puasa secara sehat dan senantiasa bugar.(berbagai
sumber/Idh)

sourced : http://news.indosiar.com/news_read.htm?id=45493

August 6, 2011 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: