ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Merangsang ASI Wanita Belum Memiliki Anak

Mereka yang mengangkat anak bisa menjalani terapi untuk merangsang payudara memproduk ASI.

Rabu, 23 November 2011, 16:45 WIB

Pipiet Tri Noorastuti

memberi ASI (inmagine)

VIVAnews – Setiap wanita memiliki kewajiban memberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif kepada bayinya selama enam bulan sejak lahir. Bukan hal sulit, karena mereka yang telah melewati persalinan akan memiliki kemampuan memproduksi ASI secara alami.

Kewajiban itu berlaku tanpa kecuali, termasuk mereka yang melakukan adopsi. Selain bisa mendapatkannya melalui pendonor ASI, mereka yang mengasuh bayi angkat bisa menjalani terapi untuk merangsang payudara memproduksi ASI.

Dengan meniru perubahan tubuh wanita saat melahirkan, seorang wanita yang belum memiliki anak bisa merangsang laktasi dan menyusui. Selain memenuhi hak bayi, cara ini juga penting untuk menumbuhkan ikatan emosional dengan bayi yang hendak diasuhnya.

Berdasar Today Moms, sudah semakin banyak wanita yang menyusui anak angkatnya. Salah satunya, Anne Schaeffer yang telaten menyusui sendiri bayi angkatnya. “Tidak mungkin bagi saya untuk memahami ikatan emosional dengan bayi saya, jika tak menyusui sendiri,” ujarnya.

Schaeffer mendapat bantuan dari Julie Bouchet-Horwitz, seorang praktisi dan konsultan laktasi. “Sungguh melegakan, ketika saya mampu merasakan semacam ikatan fisik,” kata wanita yang memutuskan mengangkat anak setelah mengalami keguguran empat kali.

Setelah mengikuti panduan mengenai terapi laktasi, Schaeffer mampu produk ASI sendiri, meski tak hamil dan melahirkan.

Berdasar situs tersebut, seorang wanita bisa dengan mudah merangsang payudara untuk memproduksi ASI. Salah terapi yang disarankan adalah dengan mengonsumsi pil KB secara rutin selama beberapa bulan. Kemudian, berhenti sesaat menjelang proses adopsi.

Ketika konsumsi sejumlah obat dan herbal disebut dapat membantu sekresi ASI, upaya membiarkan bayi mengisap puting juga diyakini dapat merangsang produksi ASI sedikit demi sedikit. “Hanya butuh tiga hari bagi bayi angkat saya mengisap puting, hingga akhirnya saya bisa memproduksi susu,” ujar Jane Anne Wilder, seoraang wanita yang mengadopsi bayi 17 tahun lalu.

“Dia bukan anak biologis saya, karena saya tak akan melewatkan kesempatan sedikit pun untuk memperkuat ikatan dengannya,” kata Wilder.

• VIVAnews
Sumber : VivaNews

November 23, 2011 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: