ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Menyusui,Lebih dari Sekadar Transfer Gizi

Tuesday, 13 December 2011
ASI menyimpan berjuta manfaat bagi bayi.Tak hanya sebagai makanan utama yang kaya nutrisi.Kedekatan dengan ibu saat bayi menyusu juga berdampak positif bagi kecerdasan dan perkembangan pribadi anak di masa mendatang.

Bayi memperoleh gizi terbaik melalui Air Susu Ibu (ASI).Kandungan gizinya tak akan tergantikan oleh susu formula atau sumber makanan lain apapun.Lebih dari itu adalah terjalinnya kedekatan antara ibu dan bayi ketika proses menyusui.Kontak kulit dengan ibunya ditengarai mampu membuat otak bayi melepaskan hormon oksitosin.Hormon yang dikenal pula dengan hormon cinta ini membantu bayi lebih tenang dan merasa terlindungi.

Air susu ibu (ASI) mengandung hormon koleksitokinin yang membuat bayi mudah tidur. Selain itu,detak jantung sang ibu juga menenangkan si bayi.Ini karena dalam kandungan si kecil telah terbiasa merasakan kedekatan dengan ibu lewat suara detak jantung.Di dalam rahim dia juga akan merasa hangat dan nyaman.Ketika akhirnya lahir,ia akan sangat membutuhkan perasaan aman dan nyaman tadi.

Dekapan hangat ketika ibu menyusui membuatnya yakin bahwa kehadirannya diterima dengan penuh kasih sayang.Perasaan dilindungi dan disayangi tersebut menjadi dasar untuk perkembangan emosi yang hangat dan kepribadian penuh percaya diri. Dengan menyusui pula, ibu dan bayi bisa berkomunikasi. Berkomunikasi dengan buah hati bisa dilakukan dengan memilih posisi yang paling nyaman bagi bayi saat ia menyusu.

Dengan posisi yang pas,ia tak akan rewel lantaran ASI mengalir lancar. Dan bagi ibu sendiri tidak akan cepat lelah. Bagaimana caranya untuk meraih posisi nyaman itu? * Gunakan bantal kecil untuk menyangga bayi,bila ia tak mampu mencapai puting payudara ibu. * Pastikan bahwa puting susu beserta sebagian besar areola masuk ke dalam mulut bayi dan lidahnya bisa menghisap. * Konsentrasilah pada bayi ketika mulai menyusui dan hindari stres.Kondisi psikis ibu akan berpengaruh pada produksi ASI.

Lancarkan ASI

Agar proses menyusui berlangsung tanpa kesulitan, salah satu faktor penting adalah lancarnya produksi ASI.Untuk memaksimalkan produksi ASI,ibu membutuhkan tambahan kalori yang jauh lebih banyak.Selama masa menyusui eksklusif (4-6 bulan pertama) ibu harus mendapatkan tambahan 700 kalori,enam bulan selanjutnya 500 kalori,dan pada tahun ke dua 400 kalori.

Semua itu bisa terpenuhi bila ibu mengkonsumsi makanan bergizi seimbang.Mengandung cukup karbohidrat,vitamin, protein,lemak dan mineral demi menunjang produksi ASI.Beberapa jenis sayuran di antaranya daun katuk, daun oyong dan daun pepaya disebutkan bisa membantu memperbanyak ASI. Kita tahu,daun katuk yang mengandung laktogagum dipakai secara turun menurun untuk meningkatkan produksi ASI.

Dalam 100 gram daun katuk segar terdapat 70 gr air,4,8 gr protein,1 gr lemak,11 gr karbohidrat, 204 gr kalsium,83 mg fosfor, 2,7 gr besi,2,2 gr mineral-mineral lain,3 mcg retinol (vitamin A),0,1 mcg thiamin (vitamin B1),200 mg asam askorbat (vitamin C),7 mg asam folat.Supaya kandungan gizi tersebut tidak rusak,harus hati-hati mengolahnya. Jangan terlalu matang atau kelamaan memasak daun katuk.

Sayangnya,tidak semua orang menyukai daun katuk. Terkadang pula ada rasa bosan bila menyantapnya terus menerus.Untuk membantu mempermudah kaum ibu melancarkan ASI,tersedia suplemen Lancar Asi yang praktis.Lancar Asi ini berbentuk kapsul tablet (kaptab), terbuat dari ekstrak daun katuk yang mengandung karbohidrat,protein, lemak,vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan ibu menyusui demi kesehatan bayinya.

Kemasannya berupa strip yang kedap udara, menjamin Lancar Asi tetap higienis. Karena kandungan gizi dan kualitasnya,Lancar Asi baik dikonsumsi oleh semua ibu menyusui. Bila ASI lancar, tak ada lagi alasan bagi ibu untuk tidak mentransfer gizi sekaligus cinta kasihnya pada si bayi melalui ASI. [esthi/info

Sumber : SINDO

December 13, 2011 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: