ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Menyusui Setelah Melahirkan Caesar, Mungkinkah?

Bramirus Mikail | Pepih Nugraha | Rabu, 21 Desember 2011 | 17:29 WIB

KOMPAS.com – Banyak ibu bertanya, dapatkah saya menyusui setelah melahirkan caesar? Jawabannya adalah YA! Tidak ada alasan untuk menunda memberikan ASI kepada bayi sekalipun Anda baru saja menjalani persalinan caesar. Setelah melahirkan, segera ingatkan dokter atau bidan, bahwa Anda ingin menyusui bayi sesegera mungkin.

Bahkan jika situasi memungkinkan, dokter biasanya akan langsung meletakkan bayi di dada ibu (skin to skin) saat masih di meja operasi. Hal ini tentu dengan memperhitungkan terlebih dahulu kondisi kesehatan ibu dan bayi

Menyusui akan menjadi moment berharga dan membentuk ikatan emosional antara ibu dan bayi. Apapun bentuk anestesi (pembiusan) yang Anda dapat, hal itu tidak dapat menghalangi proses pemberian ASI.

Beberapa anggapan ada yang mengatakan bahwa cairan ASI datang lebih lambat pasca operasi caesar. Bahkan sejumlah penelitian telah menunjukkan, beberapa bayi yang lahir melalui operasi caesar butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan berat badan ideal ketimbang bayi lainnya. Tetapi kondisi ini tidak akan berlangsung lama dan akan membaik setelah beberapa hari.

Penempatan posisi bayi pada payudara sangat penting untuk membantu proses menyusui dan mencegah nyeri puting. Pastikan tubuh bayi dekat dengan Anda (dada ke dada, dagu dekat payudara dan hidung jauh dari payudara).

Untuk melindungi luka bekas operasi Anda bisa menggunakan bantal sebagai alasnya. Letakan bayi disamping atau di bawah ketiak Anda.

Setelah operasi caesar penting bagi bayi untuk menerima kolostrum dan mulai belajar untuk menyusui. Memberikan ASI saat malam hari akan membantu mencegah pembengkakan payudara dan menjaga pasokan susu Anda.

Ketika harus menunggu

Tidak setiap ibu dapat dengan segera menyusui pasca menjalani operasi caesar. Anda mungkin membutuhkan waktu akibat efek dari anestesi (pembiusan) atau bayi Anda mungkin perlu dimasukkan ke dalam humidicrib untuk sementara waktu untuk menstabilkan kondisinya.

Ada satu hal penting yang dapat Anda lakukan sambil menunggu yakni dengan mengekspresikan kolostrum Anda. Kolostrum adalah ‘cairan super’ yang dihasilkan kelenjar susu beberapa hari pascamelahirkan dan mengandung lebih banyak protein dan zat-zat untuk pertahanan. Cairan ini berfungsi sebagai pencahar alami untuk mekonium – membantu buang air besar pertama kali pada bayi.

Bayi baru lahir tidak membutuhkan asupan makanan apa pun selain kolostrum. Cairan ini menjadi sangat penting jika Anda atau pasangan memiliki riwayat keluarga alergi atau intoleransi makanan.

Sumber : Kompas

December 21, 2011 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: