ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

ASI juga perlu pasteurisasi

Rabu, 1 Agustus 2012 17:40 WIB | 932 Views

Ilustrasi Ibu Menyusui (flickr.com)

 
 

….harus disimpan di pendingin dengan suhu tidak lebih dari -20 derajat celsius, supaya kuman dan bakteri jahat mati.”

 

Jakarta (ANTARA News) – ASI (air susu ibu) bisa menjadi media penularan kuman dan bakteri jahat. Cara berikut mampu membunuh kuman dan bakteri jahat tersebut, sebagaimana dijelaskan oleh kata anggota Satgas ASI dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dr. Rosalina Dewi Roeslani, Sp.A.

“ASI yang diperas untuk didonorkan atau tidak langsung diberikan kepada bayi, harus disimpan di pendingin dengan suhu tidak lebih dari -20 derajat celsius, supaya kuman dan bakteri jahat mati,” kata Rosalina.

Tidak sampai di situ, sebelum ASI diberikan kepada bayi, ASI harus melalui proses pasteurisasi atau dipanaskan dalam wadah kaca tertutup.

Rosalina mengatakan bahwa cara termudah melakukan pasteurisasi adalah dengan menggunakan metode pretoria, yaitu dengan memanaskan air sebanyak 450ml di panci alumunium sampai mendidih. Setelah itu matikan kompor, dan letakkan botol kaca tertutup yang berisi 50ml ASI ke dalam panci selama kurang lebih 20 menit. Kemudian angkat, dan biarkan hingga suhu ASI siap diminum oleh bayi.

“Proses ini mampu mematikan virus seperti CMV, HIV, dan HTLV, yang mungkin terdapat dalam tubuh ibu susu, hingga 98,8 persen,” kata Rosalina.
(M048)

 
Sumber : Antara

August 1, 2012 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: