ASI ( Air Susu Ibu )

– more fresh… HEALTHIER and free –

Ditemukan, Tambahan Manfaat ASI Bagi Kesehatan Pencernaan Bayi

Rabu, 29 Agustus 2012 | 07:01
//

Ilustrasi ibu menyusui

Ilustrasi ibu menyusui (sumber: JG Photo)

ASI mendorong bakteri dalam perut bayi menciptakan lapisan pelindung.

Sejak lama manfaat air susu ibu (ASI) sudah diketahui baik untuk kesehatan bayi. Kini para ilmuwan menemukan manfaat lain ASI bagi kesehatan bayi. Para ilmuwan di Duke University Medical Center, Inggris, mengatakan, ASI mendorong penguatan sistem pencernaan bayi.

Hasil penelitian mengungkap, ASI membantu menciptakan koloni-koloni flora mikrobiotik unik yang membantu penyerapan nutrisi dan mendorong perkemangan sistem imun tubuh.

Pemimpin penelitian ini, dr William Parker, dikutip dari surat kabar Daily Mail mengatakan, ini adalah studi pertama yang meneliti efek dari nutrisi bayi dengan melihat pertumbuhan bakteri. Cara ini memperlihatkan pandangan terhadap mekanisme tersembunyi mengenai manfaat dan keuntungan dari pemberian ASI ketimbang susu formula untuk bayi baru lahir.

Menurut dr Parker, hanya ASI yang bisa mendorong kolonisasi biofilm bermanfaat, dan pengetahuan ini memberi tahu, ada potensi untuk mengembangkan pengganti ASI yang bisa menyerupai manfaat ASI untuk kondisi-kondisi darurat karena ketidaksediaan ASI.

Selama ini telah diketahui, ASI bermanfaat untuk menurunkan kondisi diare, flu, hingga infeksi saluran pernapasan bila diberikan pada bayi. ASI juga mampu menjaga tubuh membentuk pertahanan terhadap alergi, diabetes tipe 1, multiple sclerosis, dan beragam penyakit lain.

Para peneliti mempelajari mengenai peran flora di dalam perut terhadap kesehatan, dan dari sana diketahui bagaimana pola konsumsi bayi bisa memengaruhi kehidupan mikrobial.
Penelitian ini memelihara bakteri di dalam susu formula khusus bayi, susu sapi, dan ASI.

Sampel-sampel susu tersebut kemudian diinkubasi dengan bakteri E coli yang dibutuhkan untuk membantu menghalau organisme tertentu yang bisa mengakibatkan keracunan makanan.

Dalam beberapa menit, bakteri tersebut mulai berkembang biak di semua spesimen, namun ada perbedaan cara. Pada spesimen ASI, bakteri-bakterinya menempel bersama untuk membentuk biofilm, tipis, membentuk lapisan bakteri yang bekerja sebagai pelindung terhadap patogen dan infeksi.

Bakteri pada susu formula bayi dan sapi juga berkembang biak, namun tidak membentuk lapisan pelindung.

Dari penelitian ini, dr Parker berharap bisa membantu menciptakan susu formula yang bisa memberikan manfaat mirip ASI, supaya bayi-bayi yang tak memiliki kesempatan mendapat ASI bisa mendapat manfaat serupa.

 
Sumber : beritasatu

August 29, 2012 - Posted by | Article

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: